EUR/USD bergerak korektif bullish pada kisaran 1.1288 dan diperkirakan masih akan bullish sampai membentur key-resistance level pada kisaran 1.1345.
EUR/USD sempat naik karena Dolar AS melemah menjelang pekan dimana FED akan melangsungkan FOMC meeting dan konferensi pers. Di sisi lain, Dolar melemah terhadap Yen karena dipandang sebagai aset relatif lebih aman, di tengah kekuatiran atas kemungkinan keluarnya Inggris dari Uni Eropa sebagai hasil referendum pada 23 Juni nanti. Kekuatiran yang sama juga akan memicu aksi jual saham global, demikian kata para dealer. Mata uang Jepang menguat setelah jajak pendapat di situs berita online The Independent pada Jumat pekan lalu menunjukkan bahwa 55 persen percaya Inggris harus meninggalkan Uni Eropa, sementara 45 persen ingin tetap.
Sementara itu, penembakan massal di Florida yang menewaskan 50 orang pada Minggu pagi juga meningkatkan risk aversion di pasar. Presiden Barack Obama menggambarkan pembantaian tersebut sebagai penembakan paling mematikan dalam sejarah Amerika dan merupakan "aksi teror dan tindakan kebencian."
Analisa Teknikal
Pada grafik H4 di bawah ini dapat dilihat salah satu kemungkinan hitungan Elliott Wave yang dapat membantu anda mengambil keputusan trading hari ini.
![]() |
| Klik pada gambar untuk memperbesar |
Have a good trading.

Tidak ada komentar